Aopok.com - love I get so lost, sometimes days pass and this emptiness fills my heart
when I want to run away I drive off in my car
but whichever way I go I come back to the place you are
all my instincts, they return and the grand facade, so soon will burn
without a noise, without my pride I reach out from the inside
in your eyes the light the heat
in your eyes I am complete
in your eyes I see the doorway to a thousand churches
in your eyes the resolution of all the fruitless searches
in your eyes I see the light and the heat
in your eyes oh, I want to be that complete
*****
“In your eyes” beralun perlahan dari broadcast yang entah apa namanya. Suara Peter Gabriel seolah melingkar-lingkar dalam kamar. Aku terbangun mendapati Kenji yang sedang komat-kamit ikut melafalkan syairnya dengan mata terpejam. Gerakanku meluruskan kaki dibawah selimut sambil memutarkan tubuh menatap langit-langit kamar 1803 hotel, Shiba Yayoi Kaikan tidak juga mengusiknya.
*****
love, I don’t like to see so much pain
so much wasted and this moment keeps slipping away
I get so tired of working so hard for our survival
I look to the time with you to keep me awake and alive
and all my instincts, they return and the grand facade, so soon will burn
without a noise, without my pride I reach out from the inside
*****
Aku coba memejamkan mata dan mencari sepasang mata entah milik siapa dalam benakku. Perlahan-lahan aku bersenandung pelan mengikuti..
*****
..
..
oh, I want to be that complete
I want to touch the light,
the heat I see in your eyes
in your eyes.. in your eyes..
in your eyes.. in your eyes..
in your eyes.. in your eyes..
*****
Ahh.. beberapa wajah datang berganti.. berpendar-pendar.. merah.. biru.. kuning.. ungu.. Aku seolah terperosok dalam lubang masa lalu yang penuh dengan rasa yang sulit aku mengerti. Ahh.. betapa indahnya jika dikelelilingi oleh pasangan mata yang selalu tersedia sorot kasih dan kelembutan dalam bening bola-bola mata yang begitu lekat terukir di hati.. Kembali satu per satu wajah yang begitu aku kenali menari-nari di dalam sanubari. Hidup ini memang sulit ditebak. Kadang garis tangan memimpin kita ke arah yang tidak terduga. Dan semua rancangan kebahagiaan, sangat sering berada diluar kekuasaan dan kemampuan perencanaan yang kita susun.
“What’s on your mind Bear?” Suara Kenji setengah berbisik melenyapkan sosok-sosok yang berpendar-pendar tadi. Aku menggelengkan kepala sambil tetap memejamkan mata. Aku tak punya jawaban untuk pertanyaan itu. Kala terasa tangan yang kekar dan hangat membelit dadaku dan menarik kepalaku sehingga aku terpaksa miring kearah Kenji dan tenggelam dalam dekapannya yang hangat. Aku hanya dapat merasakan kehangatan pundak dan leher yang membenamkan wajahku membaui aroma yang sangat akrab Gucci Envy. “Do you miss him, Bear?” Suara Kenji serak diatas ubun-ubunku. Nafasnya terasa menerbangkan beberapa helaian rambut di kepalaku.
Artikel Terkait
Aku mengangkat kepala dan menatap mata Kenji yang menatap lembut setengah terpejam. Sorot mata itu seolah membelai dengan pengertian dan kesungguhan yang tulus. Ahh.. mata itu selalu berbicara dengan bahasa yang paling dalam dengan kehalusan yang sulit aku pahami. Tanpa sadar aku menggeleng yang entah untuk apa. Namun saat ini yang aku inginkan adalah membenamkan diri dalam kelembutan kasih yang terpancar di mata yang teduh itu. Aku meringkuk ke dalam pelukannya dan Kenji segera mengetatkan, Lanjut baca!

0 Response to "Viral Kisah Anal Seks di Tokyo Bay"
Post a Comment